Hartcone's posts with tag: training
- Knife fighter kadang tidak menampakkan bahwa dia memengang pisau, dg anggapan kalau dia pamer senjatanyah ini jadi konyol, lawan langsung ngacir, atau mempersiapkan diri dengan lebih bagus.
- Knife fighter akan selalu berusaha membuat tangan berpisau dekat dg badan, karena ini akan menyembunyikan range dan lengan tidak gampang di slash pisau lawan ataupun didissaring.
- Biasanyah mereka akan memakai Figure-8 dimana akan lebih menyulitkan lawan mendisarm atau menebak timing.
- Biasanya mereka lebih memakai stance boxing, dan betul2 memperhatikan anggota badan (tangan & kaki), mereka tau anggota badan yang terlalu didepan akan rawan terkena serangan.
- Dia selalu berdiri diluar range pisau lawan, sampai benar2 yakin untuk masuk ke daerah itu (saat lawan melakukan eksekusi)
- Knife fighter akan selalu ingat, jika merasa cukup untuk menjangkau lawan, sebaliknya juga cukup bisa untuk dijangkau.
- Serangan utama knife fighter bukan harus pada torso.
- Knife fighter punya cukup speed, dimana diperlukan banget untuk memperoleh timing yang tepat.
- Knife fighter bener2 mempunyai grip atau cara pegang pisau yang bagus. Grip yang salah akan menyebabkan pisau lepas saat terjadinyah slash.
- Knife fighter yang thrust dg grip yang salah, kemungkinan yang terjadi adalah pisau bisa tertinggal pada badan lawan. atau tangan dia sendiri terluka oleh mata pisau.
- Knife fighter tidak mululu menyerang dengan seranga yang mudah dipatahkan atau di block kemudia di counter, misalnyah sungkiti (#5) secara horizontal dan serangan ark dari secara rumpida downward (#1, #8, #11)
- Knife fighter mempunyai banyak tipuan untuk menghindarkan tangkapan lawan terhadap tangannya, bahkan mereka kadang malah membuat pancingan2 untuk ditangkap.
Note: Semua hanyah "life style" bila anda lakukan beneran, anda siap2 berurusan dg hukum, atau masuk rumah masa depan 1m x 2m, dg hiasan batu nisan.
Grip/Cara Pegang: Ada kebiasaan pegang stick selalu power grip, akhirnyah lecet di tangan, padahal stick rotan 3/4" ga terlalu berat2 amat. Ada teory memegang senjata hanyah memakai telunjuk dan ibu jari, but untuk kebanyakan original FMA justru ini dihindari, karena stick gampang lepas, idealnyah adalah full grip but not always full grab. Striking/Cara Memukul: Cara benar dalam striking adalah berpusat pada pergelangan tangan (wrist) dan siku (elbow) bukan bahu, bila memakai pusat rotasi pada bahu, ini akan makan banyak tenaga, tapi tidak ada speednyah. dalam stick fighting speed laju stick itu penting untuk membuat damage yang cukup tetapi hemat dalam tenaga, bila bertenaga tapi kurang speed tidak ada bedanyah dg mendorong saja. Konsep Stick Fighting bukan "one-two strike enemy down" atau biasa di sebut sekali pukul lawan tergeletak, tetapi adalah "sequence" atau berurutan.
dalam aplikasinyah memang agak sulit dalam menebak secara visual kombinasi striking lawan, dalam "abecedario attack" crossada #1 #2 dan planchada #3 #4, bisa dilatih dg meminimalis kemungkinan striking attack... bila strike dilakukan dari kanan kemungkinan strike selanjutnyah adalah dari arah kiri, demikian sebaliknyah... jadi kemungkinan terjadinyah 2 kombinasi strike secara abecedario adalah... | #1-#2 #1-#4 | #2-#1 #2-#3 | #3-#2 #3-#4 | #4-#1 #4-#3 | pelatihan ini juga bisa dilakukan dg solo movement, sebagai strike/parry dg pelatihan terhadap kemungkinan 2 striking tersebut, siswa diharapkan dapat menguasai kombinasi planchada dan crossada... tapi perlu diingat ini belum berbicara ttg "arko" yaitu striking berturutan yang dilakukan dg arah angle yang sama....
note: planchada = pukulan horizontal crossada = pukulan diagonal
Sbg Martial artists tentunyah semua kenal dg istilah ini, dan artinyah luas banget dalam aplikasinyah. Salah satu prinsip dalam memanipulasi lawan adalah "broke the balance", bagaimana ini bisa tercapai bila kita sendiri ga punyah balance?? Balance dalam momentum... Ini keterkaitannyah dg berat tools yang dipakai, semakin ringan damage yang didapat kecil, tapi good di speed, semakin berat damage yang didapat semakin good, tapi buruk di speed, bila dipaksakan hasilnyah adalah otot2 yang terlalu di "force", tentunyah semua itu nantinya di dapat dalam "waktu" dg banyaknyah jam terbang semakin terbangun otot2 tubuh kita... Balance dalam striking speed... Strike bagus klo kenceng, dg speed yang tinggi akan menimbulkan dampak kerusakan yang cukup berarti bagi lawan, tapi dg speed yang tinggi itupun akan mempengaruhi balance, dimana posisi olisi nantinyah akan berhenti, bener atau tidak line attacknyah dll?? bagi pemula mungkin yang dipikir speed doank, tapi speed tidak ditunjang dg komponen yang lain hasilnyah adalah merusak balance itu sendiri... dalam waza MA jepun, biasa dipakai gerakan2 lambat, ini tujuannyah adalah secara perlahan tapi pasti untuk membangun "form keseluruhan" secara benar, Balance dalam striking type... Ga semua gerakan stick fighting itu circular flow, ada pula gerakan gerakan linier up down, atau linier foward-backward. Loptik atau witik, lobtik adalah long arc, dan witik adalah small arc, dimana keadaan wrist sangat diberi "force", disitulah balance berperan, bagaimana melakukan itu semua dg tanpa merusak part of body, dalam hal ini adalah otot2 lengan praktisi. Semua ga ada yang instant, dan butuh ketekunan... Balance dalam footwork dan stance... Ini keterkaitannyah dalam aplikasi pertarungan, dimana penempatan posisi yang tepat, dg tetep mengacu pada balance dalam striking maupun parrying... Balance dalam bantay kamay... Selain stike dan parry pada posisi offensif dan defensif di Stick fighting dikenal bantay kamay, yaitu support hand yang punyah banyak fungsi, salah satunyah adalah "jam"/"menahan" stick lawan yang nantinyah sangat menunjang dalam eksekusi, inipun harus ditunjang dg balance footwork dan stance yang bagus. Bagaimana bantay kamay dalam posisi menyerang?? Bagaimana bantay kamay dalam posisi bertahan?? Yang jelas ada beda!! dimana posisi kaki kiri dan kanan?? Harus maju full step atau half step dll, disitu nanti terlihat jelas beda antara bantay kamay sebagai "concierto" atau sebagai "salisi", dan bila ini dipaksakan dg footwork dan stance yang salah, semua tidak akan ada gunanyah.... Balance dalam "force" Spt banyak dibahas, itu adalah keadaan "kosong" "isi" "setengah kosong".... bila isi terus, speed akan lambat, but bila kosong dan diisi secara tiba2, hasilnyah adalah "explosif/ledakan" force. Disini nantinyah ada konsep "relaks" Terakhir adalah balance dalam "mind-body-spirit" yang merupakan salah satu prinsip dari MA secara keseluruhan. Maaf kalau ada pemahaman yang kurang tepat, seandainyah begitu, silahkan di protes biar jadi bener.
Karena banyaknyah dialek di pilipina sulit untuk menyebut apa yng di pelajari secara detail perbahasa, untuk itu disini hanya disebutkan yang biasa digunakan. Empty Hand di pilipina sendiri bertarung memakai tangan kosong adalah sesuatu yang sangat langka dan eksklusif, beda dg di negara lain juga di indonesia dg silatnyah. hal ini sangat dipengaruhi oleh idiom 'Senjata adalah perpanjangan dan penambah kekuatan pada tangan' Memang tidak dapat dipungkiri ada aliran2 tangan kosong dipilipina, spt Panatukan, Pananjakman, Dumog, Buno dll. dalam Kali Eskrima dan Arnis beladiri tangan kosong biasa disebut sbg 'pangamot'. dan ini kebanyakan memakai open palm, not fist (tinju), selain tangan seluruh anggota badan yang related untuk bertarung bisa digunakan, spt kepala, bahu, siku, lengan, lutut, tendangan dll, dalam aliran beladiri pilipina tertentu, gigi pun bisa digunakan... (inget thread Kino Mutai) tongkat pendek tongkat pendek biasa disebut 'tabak maliit' atau ada yang menyebut sebagai "dulo-dulo" bentuknyah persis spt 'yawara', bisa digunakan secara double, dan bisa digunakan single, bentuknyah bermacam2 biasanyah dari kayu atau tanduk kerbau, kadang ditemukan juga yang ada ring pelindung untuk tangan spt 'tekko' senjata rahasia para samurai... kegunaan tentunyah sama dg 'yawara' n 'tekko' yaitu untuk memperkuat telapak tangan dalam gerakan hammer hand, menusuk, mengkait dll, khusus untuk yang bentuknyah spt 'tekko' ini bisa untuk menangkis senjata tajam. tongkat beruas ganda ini biasa disebut sbg nunchaku, dan ini adalah barang budaya impor dari negri china n jepun, nama dg bahasa pilipina adalah 'tabak toyok' Dan Inosanto pakar banget dalam penggunaan senjata ini, dan Alm Bruce Lee justru belajar dari Dan Inosanto, gerakan2 'tabak-toyok' tidak jauh berbeda dg penggunaan olisi/baston. single stick ini adalah menu utama dari Kali, Eskrima dan Arnis, biasa disebut 'olisi' dari bahasa cebuano, dan 'baston' dari bahasa visayan. tongkat ini terbuat dari rotan, panjang antara 45cm-75cm dg diameter 3/4". selain tongkat yang dari rotan, dikenal pula tongkat pendek dari bahan kayu keras, spt kayu besi, kayu aren, kayu kelapa, kayu sono dll, ini disebut 'yakal'/'kamagog' penggunaan stick/tongkat pendek ini tidak hanya melulu untuk dipukulkan dan menusuk, ini juga bisa sebagai untuk menangkis, mengkait, mengunci, disarming, choking, takedowns dan bergulat. biasanyah dipegang dg menyisakan 1" atau lebih dibelakang tangan, dan ini disebut 'punyo', kegunaanyah untuk mengunci lengan lawan, atau dipukulkan secara menusuk/hammerhand. double stick double stick, double olisi atau double baston adalah sama dg single stick, double stick adalah dasar dari seluruh pelatihan dalam kali, eskrima dan arnis yang berguna untuk membangun footwork, body movement, koordinasi gerakan. yang nantinya sangat berperan pada pangamot/mano-mano (empty hand), single olisi, olisi y daga, espada y daga, double daga, ataupun double espada... salah satu style yang dikembangkan dan sangat populer adalah ‘sinawali’, dan ini lebih sangat berperan ketika dilakukan sebagai drill berpasangan... long stick long stick, dalam sistem tradisional ini lebih ke bentuk toya atau staff, keberadaanyah adalah untuk pelatihan tombak, tapi yang sekarang lebih populer long stick merefer ke arah tongkat dg panjang sekitar 3 feet atau 120 cm, ini seperti ‘jo’ yang dilatih di aikido, kegunaan bisa menebas, menusuk, mengkunci dll yang hampir sama dg single stick. stick tanggung ini populer dg nama ‘tapado’ related senjata tajamnyah adalah ‘panabas’ n ‘kampilan’ edged weapons dg berbasic pada pelatihan olisi, double olisi, tapado, produk akhir dari sistem pelatihan filipina adalah senjata tajam, namun dg perkembangan MA sendiri yang sudah mengarah ke sport, akhirnyah blunt weapon yang seharusnyah hanya sebagai pelatihan akhirnyah mendapat tempat yang lebih dibanding senjata tajamnyah, namun tidak ada salahnya jika disini dibahas sedikit ttg senjata tajam... -daga = ini adalah terjemahan dari kata dagger yng berarti pisau kadang juga disebut ‘baraw’, pisau pilipina yng terkenal adalah ‘balisong’ pisau atau daga dalam hal ini tidak hanya sebagai alat untuk menebas, menusuk, tapi bisa juga sebagai mengunci, mengkait dll -espada= kata ini merefer ke pedang , spt : barong, keris sundang, kampilan, pinuti, golok dll dalam aplikasi senjata tajam itu bisa dipakai single atau berpasangan sejenis, atau dg lain jenis... -double daga /daga y daga = pisau ganda -olisi y daga / olisi y baraw = stick dan pisau -espada y daga / espada y baraw = pedang n pisau -double espada = pedang ganda
hubad atau hubud itu adalah kependekan dari hubud-lubud atau hubad-lubad yang artinyah "tie n untie" jadi hubad itu adalah satu drill yang nantinyah bisa membangun reaksi kita dalam bagaimana melepaskan diri dari trap dan balik trap lawan... hubad sendiri dalam bahasa tagalog juga merefer pada keadaan telanjang dada... huwag kang maghubad ng kamiseta dahil malamig sa labas --> seharusnyah kamu tidak membuka bajumu karena diluar dingin hubarin mo ang kamiseta mo ---> bukalah bajumu jadi bisa diartikan secara bebas, hubad adalah drill untuk lepas melepas atau meloloskan diri...
Footwork ini adalah penyerderhanaan dari 'spanish circle' atau biasa disebut 'la destreza' pengembangan dari footwork bisa berupa circular 'O' dan juga zigzag 'Z', pada prinsipnya bila ada satu alur serangan eskrimador akan melakukan gerakan maju (hirada) menyamping diagonal, dg memaksimalkan jangkauan senjata untuk memperoleh keuntungan dengan menjauhi senjata lawan, hal ini serupa dg "shikaku" dalam aikido, bila melakukan gerakan mundur, selalu memakai prinsip menjauhiu senjata lawan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal terhadap alur serangan senjata sendiri.
Footwork 12 numbering system Footwork dasar untuk eksekusi 12 numbering system solo baston right handled. gerakan #1 - #12 dilakukan tanpa terputus, untuk tangan kiri kebalikan dari gambar diatas, untuk footwork kotak yang putih bisa bertukar posisi kaki... tapi khusus kotak yang abu2 tidak dimungkinkan karena tinjauan keseimbangan gerak momen inersia dll.  Sebetulnyah klo berbicara masalah senjata atau alat yang kita pakai, dalam gerakan secara natural itu kita bisa merasakan paling nyaman dalam melakukan gerakan itu seperti apa? secara sederhana bisa dipakai footwork ini, ini adalah footwork dasar, bisa dg gerakan hirada atau maju satu langkah dan ritirada mundur satu langkah dulu, bertumpu pada satu kaki yang tetap pada satu point, karena ini baru adaptasyion pada olisi/baston, yaitu bagaimana delivery attack yang betul... Basic yang sederhana, solo olisi/solo baston RH gerakan #1 n gerakan #2 aldabis (diagonal blow) fencing - arnis - kali - esrima dg senjata sedang (40cm -70) atau senjata panjang (70cm-110cm) prinsip senjata adalah perpanjangan dan hardness pada tangan, otomatis lead pake kaki kanan, atau kaki kanan di depan, beda dg tinju yang lead pake kaki kiri... karena bila kaki kiri yang didepan panjang senjata yng kita pegang jadi ga maksimal, bila ada serangan masuk mau ga mau yang dipake adalah senjata diadu dg senjata (parrying/menangkis) jadi ini adalah tinjauan secara comforteble atau kenyamanan gerakan, juga secara fungsi "arness de mano" atau "hardness of hand".
Untuk gerakan #4 #9 #12 itu lebih natural bila kaki kanan dibelakang, blow lebih powerful, #6 #8 #9 #10 bila melakukan dg footwork yang salah memang bisa sajah, tetapi itu akan jadi unbalace pada stance, bisa dicoba dengan lakukan gerakan #6 dg kaki kiri di depan tangan kiri nanti akan mengganggu delivery attacknya. Attachment: new-1.jpgAttachment: new-2.jpg
Sungkiti adalah gerakan menusuk dalam Stick fighting.
Sungkiti bisa horisontal dan vertikal... gerakan sungkiti dalam 12 numbering system adalah #5 & #12 (vertikal) #6 & #7 (horisontal) klo dilihat dari 12 numbering system, gerakan sungkiti yang benar adalah menusuk dg metoda hook (secara horisontal) dan upercut (secara vertikal) bidang sasaran: #5 tusukan ke arah perut dalam aplikasi bisa ke arah kemaluan. #6 tusukan ke arah dada kiri lawan dalam aplikasi leher kanan lawan. #7 tusukan ke arah dada kanan lawan dalam aplikasi leher kiri lawan. #12 tusukan ke arah tenggorokan lawan. (khusus #12 ke arah leher ---> sungkiti, but ini juga bisa up vertikal back hand blow ke arah kemaluan ---> rumpida up) Drill Sungkiti: #5 - #12 footwork kaki yang didepan leading maju sejauh yang bisa dicapai (bisa kaki kiri atau kaki kanan didepan) #7 - #6 footwork bila memegang stik dg tangan kanan, kaki kanan selalu didepan, lakukan gerakan dg power dari pinggang (spt melakukan hook pada tinju)
Catatan: Gerakan Sungkiti ini dilarang dipakai dalam pertandingan resmi, karena ditakutkan bisa melukai lawan ketika menusuk bagian helmet pada wajah yang dilindungi oleh grill, pernah kejadian di CDP-CMAA, secara tidak disengaja stick menancap pada helmet, untuk masuknyah ga terlau dalam...
Materi Basic Stick Fighting: Stick Fighting #1: Numbering System 12 Target AreaStick Fighting #2: Figure 8 | Ocho-Ocho
Ocho-ocho atau figure 8, adalah bentuk line attack yang berupa angka 8 yang tidur, dan ini adalah menu utama dalam gerakan sehari2, eskrimador, arnisador dan kalista.... bila kita melakukan gerakan #1-#2 dg line attack 'X' ocho2 dapat dilakukan juga dg berbagai variasi angel --> #1-#4 / #2-#3 Reversal Figure 8 adalah #9-#10 dg line attack merupakan kebalikan dari line attack Ocho2/figure 8, ini juga bisa dilakukan dg berbagai angle attack... beda figure 8 dan reversal figure 8 adalah awal blow stikenyah... figure 8 ---> downward blow strike reversal figure 8 ---> upward blow stike note: ocho adalah bahasa spanyol untuk angka 8 (delapan) Materi Basic Stick Fighting: Stick Fighting #1: Numbering System 12 Target Area
Istilah grip atau cara pegang pisau dalam knife fighting yang lazim digunakan: - Natural grip | Sword grip | Hit grip | Hammer grip, ini posisi normal memegang pisau, gerakan2 slash/memarang dan menusuk.
- Reverse grip | Mediterranean grip, ini posisi normal tetapi mata pisau menghadap diatas, lebih pada gerakan untuk mengkait...
- Ice pick grip, posisi pisau kebalikan pada sword grip, dalam posisi tangan bent normal bilah pisau ada dibawah, mata pisau menghadap kedepan, lebih kepada gerakan hammering, seolah2 menusuk, lebih ke arah dorongan...
- Reverse ice pick grip, sama dg ice pick grip tetapi mata pisau menghadap kebelakang, gerakan sama juga dg ice pick, but lebih ke arah tarikan...
- Foil grip, posisi bilah 'tidur', mata pisau disamping, gerakan lebih kearah slash.
Grip-grip diatas adalah dasar awal memegang, dalam praktek lebih dinamis, kadang posisi grip bisa berubah2 sesuai gerakan. (hartcone) Attachment: grips.jpg
1. GRIP baik handle grip atau reverse grip(blade grip), akan lebih mudah KALAU jempol dan telunjuk allign paralel, tidak bersentuh, seperti ini: hindari/jangan seperti: 2. back swing ketika mengayun kebelakang tangan,pisau sejajar dgn kepala  jgn over back swing,seperti 3. release ketika pisau take off dari tangan, pergelangan tetap lurus untuk "follow through  jgn "jerking" semoga 3 basic ini, bisa membantu meningkatkan konsistensi lemparan pisau yg baru belajar. (tenshin shoden)
untuk rumus technique spin :
jarak lempar full spin = (panjang senjata x ( jarak bagian yng dipegang ke pusat balance / panjang) x10 ) + 0.5 nb: + 0.5 itu pembulatan panjang tangan | rumus ini ga baku jadi perlu sbg patokan saja, perlu trial n error sedikit... diambil dari http://www.knifethrowing.info/ klo dilihat cermat ini sebetulnyah adalah rumus 1/4 spinnyah 1/2 spin = 1 1/2 X 1/4 spin full spin = 3 X 1/4 spin contoh pisau 30 cm 1/4 spin = 2 meter 1/2 spin = 3 meter full spin = 6 meter teori ini tidak baku masih ada toleransi untuk speed saat pelemparan, cara grip dll... usahakan untuk kestabilan dalam setiap lemparan, cara pegang (grip) yang tidak berubah2
CMAA Escrima (Cacoy Doce Pares) di bawah Guro Glen Gardiner mau bikin Escrima Workshop awal Januari 2008 di jakarta, kita2 mau bikin estimasi jumlah peserta nih, jd mohon di reply kalo berminat Seminar ini bukan gede2an tp lebih ke real experience in escrima/escrido/sayoc training. Lebih sedikit ngomong2nya, banyakan bak buknya Lokasi masih tentative, pilihannya : 1. di Dojo CMAA, graha simatupang, jalan TB simatupang jaksel 2. Hall Gulat Senayan 3. Hall Futsal jalan Casablanca 4. Activity Room Sultan Executive Club, Jln Sudirman. ada yang berminat? silahkan klik link dibawah ini: Cacoy Doce Pares Escrima Workshop Jakarta, January 2008
"Saya adalah seseorang yang pengen gampang meraih sesuatu secara cepat..." dan kebetulan jawabannyah adalah pada Eskrima... - filosofinyah adalah satu bentuk beladiri sederhana. - beladiri rakyat jelata yang ga terlalu banyak aturan, norma2 dan tatacara. - untuk menjadi lebih bagus dan cepat untuk diaplikasikan, dalam artian kembali ke inti Martial Arts sebagai "Science of War", diajarkan pemakaian senjata terlebih dahulu. - ada satu korelasi dan hubungan yang tidak terputus antara metode pengajaran pada senjata dan pada pelajaran tangan kosong, seseorang belajar stick fighting, semuanyah bisa diaplikasikan ke pisau, atau tangan kosong dg tidak banyak penyesuaian. - segala sesuatu yang ga terbukti efektif dalam pertarungan tidak diajarkan... - Eskrima adalah total arts, bisa senjata, tangan kosong, pertarungan jarak panjang, menengah dan jarak pendek, kuncian, grapling dll - Terakhir, praktisi dg bebas mengembangkan core secara indifidual, dalam artian eskrima adalah beladiri yang terbuka, apa yang bagus dari MA lain, kenapa tidak diadopsi?? ya kira2 seperti itulah...
The following tables contain some of the words and phrases that are traditionally used in Filipino Martial Arts training. They are based on Tagalog, the primary Indonesian language of the Philippines. You'll notice the Spanish influence in some of these terms, not surprising since the Philippines was once a Spanish posession. | Rank & Title | | Tagalog | English |
| Tagalog | English | | Sa Pinuno | Leader (Master) | Pundador | Founder | | Arnisador/ Escrimador | Arnis Practitioner | Baguhan | Beginner | | Panggitna | Intermediate | Abante | Advanced | | Dalubhasa | Expert | Taga-Pagsany | Trainer | | Saligan Taga-Pagturo | Basic Instructor | Taga-Pagturo | Instructor | | Abante Taga-Pagturo | Advanced Instructor | Punong Taga-Pagturo | Senior Instructor | | Guro | Teacher | Punong Guro | Senior Teacher |
| Numbers (Counting) | | Tagalog | English |
| Tagalog | English | | Isa | One | Pito | Seven | | Dalawa | Two | Walo | Eight | | Tatlo | Three | Siyam | Nine | | Apat | Four | Sampo | Ten | | Lima | Five | Labing Isa | Eleven | | Anim | Six | Labing Dalawa | Twelve |
| Actions & Techniques | | Tagalog | English |
| Tagalog | English | | Patama | Strike | Sanga | Block | | Hawak | Hold | Pakawalan | Release | | Sugod | Attack | Lumaban | Fight | | Sinawali | Weaving | Rompida | Up & Down | | Banda y Banda | Back & Forth | Redonda | X Movement | | Corto | Short | Largo | Long | | Abanico | Fan | Palis Palis | Sweep Stroke | | Crossada | Cross | De Cadena | Give & Take | | Tulok | Push | Tusok | Poke/Jab | | Hirada | Forward | Mahuli | Trap | | Mano-Mano | Hand to Hand | Cadena De Mano | Chain of Hands | | Ocho-Ocho | Figure Eight | Sungkiti | Thrust | | Hawi | Parry | Hawi-Sungkiti | Parry-Thrust | | Doblada | Double Movement | Abaniko Doblata | Double Fan | | Suntukan | Boxing | Anyo | Form (Kata) |
| Weapons | | Tagalog | English |
| Tagalog | English | | Espada | Sword | Baston | Cane | | Solo Baston | Single Cane | Doble Baston | Double Cane | | Punyal | Knife | Punyo | Sword or Cane Butt | | Daga | Dagger | Espada y Daga | Sword & Dagger | | Yantok | Rattan | Bahi | Iron Reed | | Tabak | Bolo | Balisong | Butterfly Knife |
| Misc. & Conversational | | Tagalog | English |
| Tagalog | English | | Lakan | Male | Dayang | Female | | Galang | Courtesy | Simula | Start | | Opo | Yes Sir | Hindi Po | No Sir | | Tayo | Stand | Upo | Sit | | Sigaw | Shout | Orascion | Meditation | | Watawat | Flag | Yuko | Bow | | Salamat | Thank You | Miraming Salamat | Thank You Very Much | | Walang Anuman | You Are Welcome | Kumusta Ka | How Are You ? | | Mabuti | Fine / Good | Dinaramdam Ko | I Am Sorry |
Contents of this page courtesy of Paul Gerardi, Tom Bolden, and American Modern Arnis Associates.
Karena banyaknyah dialek di pilipina sulit untuk menyebut apa yng di pelajari secara detail perbahasa, untuk itu disini hanya disebutkan yang biasa digunakan. Empty Hand di pilipina sendiri bertarung memakai tangan kosong adalah sesuatu yang sangat langka dan eksklusif, beda dg di negara lain juga di indonesia dg silatnyah. hal ini sangat dipengaruhi oleh idiom 'Senjata adalah perpanjangan dan penambah kekuatan pada tangan' Memang tidak dapat dipungkiri ada aliran2 tangan kosong dipilipina, spt Panatukan, Pananjakman, Dumog, Buno dll. dalam Kali Eskrima dan Arnis beladiri tangan kosong biasa disebut sbg 'pangamot'. dan ini kebanyakan memakai open palm, not fist (tinju), selain tangan seluruh anggota badan yang related untuk bertarung bisa digunakan, spt kepala, bahu, siku, lengan, lutut, tendangan dll, dalam aliran beladiri pilipina tertentu, gigi pun bisa digunakan... (inget thread Kino Mutai) tongkat pendek tongkat pendek biasa disebut 'tabak malii' bentuknyah persis spt 'yawara', bisa digunakan secara double, dan bisa digunakan single, bentuknyah bermacam2 biasanyah dari kayu atau tanduk kerbau, kadang ditemukan juga yang ada ring pelindung untuk tangan spt 'tekko' senjata rahasia para samurai... kegunaan tentunyah sama dg 'yawara' n 'tekko' yaitu untuk memperkuat telapak tangan dalam gerakan hammer hand, menusuk, mengkait dll, khusus untuk yang bentuknyah spt 'tekko' ini bisa untuk menangkis senjata tajam. tongkat beruas ganda ini biasa disebut sbg nunchaku, dan ini adalah barang budaya impor dari negri china n jepun, nama dg bahasa pilipina adalah 'tabak toyok' Dan Inosanto pakar banget dalam penggunaan senjata ini, dan Alm Bruce Lee justru belajar dari Dan Inosanto, gerakan2 'tabak-toyok' tidak jauh berbeda dg penggunaan olisi/baston. single stick ini adalah menu utama dari Kali, Eskrima dan Arnis, biasa disebut 'olisi' dari bahasa cebuano, dan 'baston' dari bahasa visayan. tongkat ini terbuat dari rotan, panjang antara 45cm-75cm dg diameter 3/4". selain tongkat yang dari rotan, dikenal pula tongkat pendek dari bahan kayu keras, spt kayu besi, kayu aren, kayu kelapa, kayu sono dll, ini disebut 'yakal'/'kamagog' penggunaan stick/tongkat pendek ini tidak hanya melulu untuk dipukulkan dan menusuk, ini juga bisa sebagai untuk menangkis, mengkait, mengunci, disarming, choking, takedowns dan bergulat. biasanyah dipegang dg menyisakan 1" atau lebih dibelakang tangan, dan ini disebut 'punyo', kegunaanyah untuk mengunci lengan lawan, atau dipukulkan secara menusuk/hammerhand.
double stick double stick, double olisi atau double baston adalah sama dg single stick, double stick adalah dasar dari seluruh pelatihan dalam kali, eskrima dan arnis yang berguna untuk membangun footwork, body movement, koordinasi gerakan. yang nantinya sangat berperan pada pangamot/mano-mano (empty hand), single olisi, olisi y daga, espada y daga, double daga, ataupun double espada... salah satu style yang dikembangkan dan sangat populer adalah ‘sinawali’, dan ini lebih sangat berperan ketika dilakukan sebagai drill berpasangan... long stick long stick, dalam sistem tradisional ini lebih ke bentuk toya atau staff, keberadaanyah adalah untuk pelatihan tombak, tapi yang sekarang lebih populer long stick merefer ke arah tongkat dg panjang sekitar 3 feet atau 120 cm, ini seperti ‘jo’ yang dilatih di aikido, kegunaan bisa menebas, menusuk, mengkunci dll yang hampir sama dg single stick. stick tanggung ini populer dg nama ‘tapado’ related senjata tajamnyah adalah ‘panabas’ n ‘kampilan’ edged weapons dg berbasic pada pelatihan olisi, double olisi, tapado, produk akhir dari sistem pelatihan filipina adalah senjata tajam, namun dg perkembangan MA sendiri yang sudah mengarah ke sport, akhirnyah blunt weapon yang seharusnyah hanya sebagai pelatihan akhirnyah mendapat tempat yang lebih dibanding senjata tajamnyah, namun tidak ada salahnya jika disini dibahas sedikit ttg senjata tajam... -daga = ini adalah terjemahan dari kata dagger yng berarti pisau kadang juga disebut ‘baraw’, pisau pilipina yng terkenal adalah ‘balisong’ pisau atau daga dalam hal ini tidak hanya sebagai alat untuk menebas, menusuk, tapi bisa juga sebagai mengunci, mengkait dll -espada= kata ini merefer ke pedang , spt : barong, keris sundang, kampilan, pinuti, golok dll dalam aplikasi senjata tajam itu bisa dipakai single atau berpasangan sejenis, atau dg lain jenis... -double daga /daga y daga = pisau ganda -olisi y daga / olisi y baraw = stick dan pisau -espada y daga / espada y baraw = pedang n pisau -double espada = pedang ganda
dalam eskrima, basic sasaran adalah 12 target area yang nantinya menentukan gerakan striking... disini terbagi menjadi 2 bagian: forehand strike : #1 cross (x) ke arah bahu #3 horisontal (+) kearah pinggang #5 trust (-) kearah perut #7 trust melebar (-) kearah dada #9 cross (x) dari bawah kearah paha #11 vertikal (+) kearah kepala backhand srike : #2 cross (x) ke arah bahu #4 horisontal (+) kearah pinggang #6 trust (-) kearah dada #8 vertikal (+) kearah kepala #10 cross (x) dari bawah kearah paha #12 vertikal (+) kearah groin ini juga disebut 'doce pares' (doce pares juga merupakan satu aliran eskrima tersendiri) hampir semua gerakan2 kombinasi, dasarnyah adalah dari 12 target area ini, .... perlu diketahui setiap aliran mempunyai numbering yng berbeda, but pada dasarnyah yang di bahas adalah sama... numbering system ini adalah melakukan gerakan secara berurutan dari #1 sampai #12, gerakan #1 adalah forehand (x) ke bahu kiri lawan, dg meneruskan stick otomatis stick akan berada pada posisi kiri badan, lanjutannyah adalah #2 yaitu backhand ke bahu kanan lawan kemudian diteruskan #3 ke arah pinggang dst... numbering system ini dirancang untuk kontinuitas gerakan... variasi gerakan2 dari 12 numbering system ini salah satunyah adalah redonda, ini berarti circle atau putaran, ini sudah agak rumit karena memakai gerakan lebih dari dobleto n triplet, redonda dalam aplikasi bisa sampai 10 gerakan... yng paling sederhana atau abecedarionya yaitu gerakan dasar... variasi abecedario I gerak #1 n #4 #1 adalah parrying (menangkis) dg back movemet 1 langkah #4 adalah counter (menyerang) dg foward movement 1 langkah kaki yang mundur tadi... dg solo baston (single stick) gerakan yng dimulai dg #1 dg posisi tangan diatas bahu adalah 'abierta' yaitu posisi siap menyerang dg terbuka.. gerakan mundur disebut 'ritirada' variasi abecedario II gerak #2 n #1 movement sama spt variasi I, yaitu memakai 'ritirada' ini kebalikan dari variasi I, posisi tangan kiri disamping badan adalah posisi 'serada' yaitu bertahan yng tertutup... gerakan menangkis dan mengcounter itu disebut 'tulak paiwas'... nantinyah abanico ini bisa berkembang ke variasi2 yang lain. misalnyah #8 n #8 atau #11 n #11 ini berubah nama menjadi 'double zero' yaitu gerakan melingkar kembali ke gerakan awal...
Attachment: DOCEPARES12TARGET-1.gif
Kumusta, Hehe, melihat judulnyah seperti ajakan untuk anak2 TK untu belajar membaca, di bidang ini gw sendiripun masih ibarat anak TK yng baru mengenal materi ABC, kebetulan dalam basic kali, eskrima, atau arnis, dasar atau basic disebut AaBeCeDario!! ^^ Stick fighting adalah sebuah disiplin ilmu yng memakai media tongkat tumpul bukan ditambah sejenis besi atau apa sehingga tidak tajam. Pilipina, Mesir, India, Jepang, China dan banyak lagi dinegara2 lain didunia, dan secara kebetulan semua memakai media yang hampir sama yaitu rotan atau kayu... Indonesia pun punya Martial Arts ini...
Ujungan: Indonesian Stick Fighting Adapula upacara ujungan, upacara sakral penduduk kecamatan Susukan dan Karangkobar untuk memohon turunnya hujan di musim kemarau. Ujungan ini berawal dari perselisihan penduduk yang tak kunjung berakhir antara kelompok satu dengan kelompok lainnya karena perebutan air. Oleh sesepuh desa, untuk mengakhiri perselisihan tersebut diadakan upacara mujung atau ujungan yang berarti memohon kepada Tuhan yang Maha Esa agar perselisihan berakhir karena turunnya hujan. Dengan dipimpin oleh seseorang walandang atau wasit jago-jago unjungan yang mewakili kelompok dan diiringi gamelan Banyumasan, mulailah menari secara emosional dan saling memukul lawan. Pada zaman dahulu, unjungan tidak hanya merupakan adu kekuatan, ketangkasan dan keberanian, tapi juga adu kesaktian dan kekebalan tubuh. M. Alie Humaedi Kesenian Ujungan Merupakan seni permainan ketangkasan yang dilakukan oleh dua orang jawara. Mereka saling memukulkan (menyabetkan) tongkat rotan ke arah kaki, sambil diiringi oleh tabuhan sampyong yang terdiri dari gambang dan totok (kentongan bambu). Disamping itu terdapat dua orang beboto (pemisah) yang bertugas melerai jika kedua jawara saling bergumul. Sementara penonton disekeliling membentuk kalangan (arena) dan sesekali bersorak riuh, bila ujung rotan mengena dan berhasil menjatuhkan lawan. http://students.ukdw.ac.id/~22012611/pariwisata.htm Peisian - Lombok  | Kenapa itu bisa terjadi kesamaan seperti itu?? karena stick fighting adalah pelatihan dasar sebelum memakai senjata tajam yng sesungguhnya... media berupa tongkat dengan diameter bervariasi antara 3/4" sampai 1", lebih bagus memakai media rottan, karena rotan termasuk ringan dan tidak mudah patah, kenapa harus ringan? karena pertama tidak membahayakan walaupun kena juga bisa memar dan gosong, but itu hanya punya efek di luar kulit, kedua pelatihan lebih mudah untuk penyesuaian terhadap speed, gerakan yng betul dll Karena ini butuh gerak badan, maka ini juga disebut olahraga, stick klo dipukulkan jadi sakit, dan bisa dibuat untuk beladiri maka ini juga termasuk Martial Art, ini bisa diikuti dan dipelajari oleh semua umur, mempunyai lahan yng cukup dan lebihh good bila dilatih secara berpasangan, idealnya pelatihan ini dilakukan dalam group minimal berjumlah 6 orang, but klo misalnyah hanya ada 2 orang pun gw kira sudah cukup, ini karena 'drill' menjadi hal yang paling pokok dalam materi... Maraming Selamat Po!!
| |